WTCSiang ini ketika saya melihat kalender, dan menyadari bahwa besok adalah tanggal 11 September 2015. Memang tidak ada yang spesial pada tanggal tersebut bagi bangsa Indonesia, namun bagi rakyat Amerika, tanggal tersebut mengingatkan kejadian yang tidak terlupakan.

Pikiran saya menerawang 14 tahun yang lalu, ketika itu saya sedang berada di kota kelahiran saya, menikmati liburan cuti tahunan saya di kampung halaman. Saat itu saya sedang berada di warnet, sedang online melalui Yahoo Messenger dan masuk ke dalam sebuah komunitas. Tiba-tiba ada salah satu nickname yang heboh dalam bahasa Inggris,”Kalian tahu nggak, kalau baru saja sebuah pesawat menghantam gedung WTC di NY?” Dan pada saat itu kami pun heboh mencari berita itu.

Besoknya surat kabar harian memberitakannya di halaman pertama, dan TV pun menyiarkan berita tersebut terus menerus. Dan kami sekeluarga terdiam menonton breaking news tersebut. Kami hanya saling pandang tidak bisa berkata-kata, memikirkan bagaimana orang-orang yang ada di dalam gedung tersebut. Tentunya mereka mengalami hari yang benar-benar buruk pada hari itu. Itu yang ada di dalam benak kami pada saat itu.

Bagaimana pun hari itu bukan hanya menjadi sejarah bagi Amerika Serikat, namun seluruh dunia akan selalu mengingatnya sebagai sebuah bencana kemanusiaan. Bagi saya pribadi, bukan siapa yang melakukannya, tapi kengerian yang dirasakan oleh para korban yang berada di dalam gedung tersebut pada saat itu. Dan sejarah mencatat korban jiwa berjumlah 2.996 jiwa termasuk 19 pembajak pesawat.

Banyak spekulasi atas kejadian tersebut, dari pembajakan hingga terorisme. Dan dalam hal ini pemerintah Amerika Serikat melalui George Bush opini kita digiring bahwa tragedi tersebut didalangi oleh Al-Qaeda. Negara barat pun menyatakan perang terhadap terorisme, hingga munculnya penjajahan terhadap negara-negara di timur tengah (menurut saya).

Negara-negara (yang katanya) maju, yang bangga dengan pemikiran-pemikirannya yang modern pun ternyata tidak semodern yang kita kira dimana seharusnya masyarakat maju akan menilai sesuatu secara obyektif, ternyata sama saja mereka berpandangan secara subyektif. Akhirnya justru korban dari kaum Muslim di Amerika semakin bertambah, dengan munculnya Islamophobia dari bangsa barat, yang sampai sekarang masih bisa kita rasakan.

Sementara itu dunia Islam semakin menjadi momok bagi bangsa barat sehingga atribut-atribut yang berbau Islam akan mereka larang. Hal ini tentu saja melanggar hak azasi manusia yang selama ini mereka agung-agungkan.

Semakin lama penyidikan kejadian 11 September ini, investigator semakin menemukan banyak kejanggalan, dan mereka menemukan adanya konspirasi pemerintahan dibalik kejadian ini. Seperti adanya bom yang sudah tertanam secara terstruktur dan rapi yang telah dilakukan oleh pemerintah Amerika yang mempunyai kemudahan akses memasuki gedung. Oleh karena itu sangatlah aneh adanya gedung yang meledak tanpa ditabrak pesawat.

Apa yang terjadi di dalam dunia Islam? Semakin bangsa barat memojokkan Islam dan memfitnah Islam, semakin banyak orang-orang di seluruh dunia yang masuk Islam justru ketika sedang mempelajari Islam. Apakah ini kebetulan? Tidak. 1.400 tahun yang lalu hal ini sudah diramalkan oleh Nabi Muhammad SAW bahwa suatu saat orang akan berbondong-bondong masuk Islam. Perkembangan Islam ini disorot oleh bangsa barat hingga Hillary Clinton (istri mantan Presiden Amerika) mengatakan di Los Angeles Times,”Islam is the fastest religion in America.”

Tragedi 11 September telah menyisakan kesedihan bagi siapa saja, dan memicu banyaknya peperangan yang ada di dunia ini. Kita telah melihat perang sejak manusia diciptakan hingga saat ini. Apakah umat manusia diciptakan hanya untuk berperang? Tidak. Dan tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang menginginkan perang, tapi kita semua pasti mendambakan perdamaian. Hal ini bisa kita lakukan di komunitas paling kecil, yaitu keluarga.

(Gambar diambil dari: BBC)

5 responses »

  1. Takatik says:

    Sungguh sayang, benar-benar sayang. Tragedi ini benar-benar mengubah pandangan dunia kepada Islam. Salah satu fitnah terbesar di abad ini.

  2. Koi says:

    Sangat sedih karena Islamophobia menjadi sangat tinggi karena kejadian ini…😦

    • Rudy Ho says:

      Betul sekali, mas.. Sedih sekali mereka missed inform tentang Islam karena peran media yang terlalu memojokkan Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s