Beberapa waktu lalu dunia maya dihebohkan dengan keberanian seorang pengendara sepeda onthel bernama Elanto Wijoyono yang menghentikan konvoi moge di Yogyakarta di perempatan traffic light seorang diri. Banyak pujian yang dilontarkan oleh para netizen terhadap Elanto Mujiyono. Hal ini dikarenakan para pengendara moge (motor gede) ini sering kali melakukan pelanggaran lalu lintas, yaitu menerobos lampu merah, sehingga sering kali membuat resah para pengendara yang lain. Tindakan Elanto ini dianggap mewakili keresahan dari masyarakat selama ini terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh komunitas moge.

elantomoge

 

Gambar 1. Aksi Elanto menghentikan para pengendara moge saat lampu menyala merah

Sah-sah saja tindakan yang dilakukan secara spontanitas oleh masyarakat kita ini ketika intansi terkait tidak mampu melakukan tugasnya. Sekarang ini banyak sekali kesadaran masyarakat kita akan pentingnya melakukan kedisiplinan baik itu di jalan raya maupun di tempat-tempat lain. Karena masyarakat sudah mengalami trauma saat mengetahui akibat dari ketidakdisiplinannya itu. Contoh: Ketika masyarakat Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo mengalami banjir, di masa mendatang, untuk mencegah terjadinya banjir, masyarakat bergotong royong dan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah membersihkan sungai Kedunggaleng. (Baca: Antisipasi Banjir, BPBD Gelar Kerja Bakti). Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan pentingnya menjaga kebersihan sungai supaya tidak terjadi banjir.

Banyak kecelakaan terjadi dikarenakan kurang disiplinnya mengikuti rambu-rambu lalu lintas, membuat masyarakat mengalami peningkatan kesadaran akan berdisiplin dalam berlalu lintas. Pada saat kesadaran itu timbul, maka akan muncul perasaan resah ketika ada pengendara lain yang melanggar lalu lintas, dan tidak ada seorang pun dari lembaga terkait yang mampu menghentikannya. Maka kontrol sosial diambil alih oleh masyarakat, dalam hal ini muncullah sosok Elanto yang merasa bertanggung jawab untuk mengingatkan para pengendara moge untuk tertib lalu lintas. Dan hasilnya banyak yang mendukung tindakan Elanto ini, bahkan banyak orang berdatangan membelanya kita salah satu pengendara moge berusaha berdebat dengannya. Di dunia maya dukungan yang ditujukan kepada Elanto ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan akan kesadaran tertib lalu lintas.

Lantas apa hikmah dibalik itu semua? Upaya yang dilakukan oleh Elanto ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang ini berfungsi sebagai kontrol sosial yang membantu lembaga-lembaga pemerintah dalam melaksanakan tugasnya. Hubungan simbiosis mutualisme memang seharusnya terjadi diantara masyarakat dengan lembaga pemerintahan dalam upaya untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang sehat dan harmonis. Saling mengingatkan antar masyarakat menjadi sangat penting dan dibutuhkan saat ini. Memang dibutuhkan keberanian dan pengorbanan seperti yang telah dilakukan oleh Elanto. Nah, ketika kita terjun dalam masyarakat, siapkah kita berani diingatkan dan menjadi pengingat bagi yang lain?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s