Pada dasarnya manusia menyukai keindahan, keharmonisan (keseimbangan). Allah menciptakan alam semesta dalam keadaan teratur dan seimbang. Seluruh alam semesta ini sampai materi terkecil yaitu atom senantiasa bergerak untuk menjaga keseimbangan, bersamaan dengan thawaf-nya jama’ah atas ka’bah, di Mekah. Semua tunduk pada Allah, semua bertasbih, memuji nama Allah. Allah berfirman didalam surat Al-Mulk:3, yang artinya: ““Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

Assalamu’alaikum wr. wb.

Saudaraku…,
Tidakkah kita perhatikan betapa indah dan menakjubkannya langit dengan gugusan bintang-bintang di dalamnya? Betapa jika kita perhatikan secara berulang-ulang, gugusan bintang-bintang tersebut termasuk planet-planet beserta bulan/satelit yang mengikutinya, juga benda-benda langit lainnya, ternyata benar-benar teratur dan seimbang? Dimana masing-masing beredar menurut garis edarnya?

Yah…, Allah benar-benar telah menciptakan seluruh alam semesta ini dalam keadaan yang teratur dan seimbang. Sehingga ketika manusia telah melakukan eksplorasi alam secara berlebihan, seperti: menebangi hutan-hutan secara besar-besaran, menggali bumi dalam skala besar untuk mengambil bahan tambang di dalamnya, dll., termasuk ketika manusia melaksanakan pembangunan terus menerus, dimana akan terjadi pemindahan material dari satu tempat ke tempat lain, (contoh semen yang dipakai, tanah urug yang di pindahkan sehingga menjadi bangunan dengan berat berton-ton dikota-kota besar), maka alam-pun akan memberikan reaksinya* agar keteraturan serta keseimbangan itu tetap terjaga. *) Reaksi yang diberikan alam tersebut biasanya akan dirasakan oleh manusia sebagai bencana alam. Bisa berupa banjir dimana-mana, tanah longsor, dll. (Wallahu ta’ala a’lam).

Subhanallah…!
Maha Suci Engkau, Yaa Allah! Sesungguhnya Engkaulah Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya ilmu-Mu benar-benar meliputi segala sesuatu. Sesungguhnya Engkaulah Allah Yang Memelihara semuanya ini dengan sebaik-baiknya.

”Demi langit yang mempunyai jalan-jalan**”, (QS. Adz Dzaariyaat. 7). **) Yang dimaksud dengan jalan-jalan ialah garis edar bintang-bintang dan planet-planet. “Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu”. (QS. Ath Thalaaq. 12).

“Demi langit yang mempunyai gugusan bintang”, (QS. Al Buruuj. 1). “Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang”, (QS. Ash Shaaffaat. 6).“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?” (QS. Al Mulk. 3).

Semoga bermanfaat.

Diambil dari: http://imronkuswandi.blogspot.com/2012/02/allah-telah-menciptakan-seluruh-alam.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s