Apabila ada teman kita yang memberikan sebuah permen yang baru dibelinya, tentu kita akan senang sekali dan menerimanya. Namun maukah kita menerima permen yang jatuh, apalagi telah diinjak kaki orang atau terkena lumpur? Sudah pasti jawabannya tidak akan mau.

Kondisi tersebut berbeda seratus delapan puluh derajat jika benda tersebut adalah uang. Uang kertas bernilai Rp. 100.000,-. Jika anda diberikan uang senilai seratus ribu rupiah, tentu mau. Lumayan kan untuk tambahan uang jajan, atau cukup untuk jatah makan selama 2 hari.

Uang itu jatuh ke tanah dan terinjak kaki orang, namun bagi orang yang menemukannya akan tetap mengambilnya. Karena uang kertas itu masih bernilai seratus ribu rupiah. Dan nilai itu tidak berkurang sedikitpun walaupun telah kotor terinjak orang.

Bisakah kita tetap bernilai seperti uang seratus ribu rupiah walaupun kita jatuh? Sekalipun kita direndahkan orang? Mampukah kita bangkit seperti dengan semangat yang sama ketika sebelum kita jatuh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s