Gelang Power Balance

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemberitaan negatif mengenai gelang berhologram Power Balance yang marak beberapa waktu terakhir ternyata tidak memengaruhi penjualan produk yang banyak dipakai atlet tersebut.

“Sejauh ini pemberitaan tersebut tidak banyak berpengaruh pada penjualan. Memang ada penurunan sedikit, tapi tidak signifikan,” papar Matteo Marchesi dari Power Balance South East Asia, Rabu (12/1/2011) di Jakarta.

Dalam setahun terakhir gelang Power Balance memang menjadi tren di seluruh dunia, termasuk Jakarta. Angka penjualan produk ini di seluruh dunia pada 2010 diperkirakan mencapai 35 juta dollar AS, naik dari tahun sebelumnya yang hanya 5,6 juta dollar AS.

Gelang yang dijual dengan berbagai warna ini diklaim bisa meningkatkan keseimbangan, konsentrasi, dan fleksibilitas penggunanya.

Di Indonesia sendiri, menurut Cheyenne Surya dari bagian pemasaran Power Balance Indonesia, sejak ramainya pemberitaan mengenai gelang itu, baru dua konsumen yang mengembalikan produknya.

“Kami berani mengembalikan uang konsumen jika ternyata produknya tidak berpengaruh positif. Tapi, di Jakarta baru dua orang yang menukar produknya,” kata Cheyenne.

Ia menambahkan, pengembalian produk gelang karet itu sekaligus untuk menyaring produk Power Balance palsu yang banyak beredar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s